Akrilik Express

Jl.KH. Hasyim Ashari No.45 Tangerang, Banten - 15119
Phone : 021 222 63 999
Phone II : 021 222 63 888
Mobile : 0812 1384 8845
Email : info@akrilikexpress.com 

Akrilik Express

Jl.KH. Hasyim Ashari No.45 Tangerang, Banten - 15119
Phone : 021 222 63 999
Phone II : 021 222 63 888
Mobile : 0812 1384 8845
Email : info@akrilikexpress.com 

icon-home
icon-hotel
industrial
icon-restoran
office
button-view-more
cat-akrilik

Cat Akrilik? Simak penjelasannya disini Leave a comment

Cat akrilik adalah salah satu jenis cat yang cukup sering digunakan untuk melukis. Cat ini merupakan jenis cat yang terbuat dari bahan plastik dengan dasar polietilen dan mengeras saat kering. Warna yang berbeda diperoleh dari berbagai macam pigmen ke dalam emulsi polimer akrilik. bisa kita artikan, cat akrilik adalah cat plastik yang tersedia dalam bentuk pasta dan dikemas dalam wadah pasta itu sendiri.

Sebagian besar orang mengira semua cat akrilik itu sama, kenyataannya cat akrilik pun dibagi beberapa jenis yang berbeda. Cat akrilik ada yang bisa membuat cat lebih tebal, cair (tipis) dan terbuka (kering lebih lambat).

Berbagai jenis cat akrilik sangat bermanfaat bagi pelukis untuk dituangkan kedalam lukisannya yang bersifat versatil.

Berikut 3 perbedaan Cat Akrilik Cair, Tebal dan Terbuka :

1. Akrilik Cair

Akrilik cair bisa digunakan layer yang lebih tipis tanpa harus mengorbankan saturasi intensitas warnanya. Dan cukup mungkin kok untuk menipiskan akrilik dengan menggunakan air, atau ditambahkan berbagai medium lain agar akriliknya terasa lebih cair, namun tetap menjaga tingkat pigmentasinya. Tentu jika apapun yang bersifat non-pigmentasi ditambahkan ke cat akrilik, maka catnya akan cenderung mengencer.

Akrilik cair memiliki kelekatan dibandingkan akrilik standar yang lebih tebal, meski tetap memiliki tingkat pigmentasi yang sama. Akrilik cair bisa sangat berguna bagi pelukis untuk mendapatkan efek yang sama dengan pelukis yang memakai cat minyak atau cat air.

2. Akrilik Tebal

Akrilik cenderung lebih cepat mengering, maka ia pas digunakan untuk lukisan yang memanfaatkan cat yang tebal seperti impasto, dan dengan menambahkan medium gel, ia bahkan bisa lebih tebal lagi.

Akrilik tebal bisa digunakan untuk mengkreasikan lapisan tebal di lukisannya tanpa haris menambahkan media lainnya. Saat diaplikasikan dengan pisau palet, akrilik menahan puncaknya, dan pisaunya bisa digaris membentuk irisan di atas cat yang baru disapukan dengan kuas untuk menciptakan tekstur.

Akrilik jenis ini juga cemerlang dalam memamerkan ciri khas atau gaya kuasan tangan pelukisnya.

Akrilik Terbuka Atau Kering Lambat

Akrilik jenis ini merupakan jenis yang sudah lama didambakan oleh banyak pelukis. Mengapa? Karena ia mengering dengan lebih lama, serta menghilangkan kebutuhan akan perlunya botol spray atau medium memperlama pengeringan lain.

Akrilik terbuka meningkatkan jumlah waktu mengeringnya cat, sehingga bisa diolah sedemikian rupa dengan lebih leluasa saat berada di atas permukaan kanvas dan bertahan lama pula di atas palet. Keuntungannya adalah sang pelukis bisa mencampurkan berbagai warna tanpa harus merasa takut cat-catnya akan cepat mengering dan akhirnya terbuang sia-sia.

Melukis dengan menggunakan akrilik terbuka membuat prosesnya menjadi mirip melukis dengan cat minyak. Jadi, jika kita adalah seorang pelukis dengan spesialisasi cat akrilik yang tidak suka tergesa-gesa dan terkejar waktu saat bekerja, jelas akrilik terbuka merupakan pilihan yang ideal.

Tertarik untuk belajar ngelukis dengan media Cat Akrilik? hhihihi ..

Sumber : kopikeliling.com

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *